Pengertian Microsoft
Access
Sejarah Microsoft Access
Versi Microsoft Access
|
Tanggal
|
Nama versi
|
Nomor versi
|
Sistem operasi yang
didukung
|
||
|
Microsoft Access 1.1
|
1
|
T/A
|
|||
|
Microsoft Access 2.0
|
2
|
||||
|
Microsoft Access for Windows 95
|
7
|
||||
|
Microsoft Access 97
|
8
|
||||
|
Microsoft Access 2000
|
9
|
Microsoft Office 2000 Premium dan Office 2000
Professional
|
|||
|
Microsoft Access 2002
|
10
|
||||
|
Microsoft Access 2003
|
11
|
||||
|
Microsoft Access 2007
|
12
|
||||
|
Microsoft Access 2010
|
14
|
||||
Penggunaan
Microsoft
Access
Fitur Microsoft
Access
Salah satu keunggulan Microsoft Access
dilihat dari perspektif programmer adalah kompatibilitasnya
dengan bahasa
pemrograman Structured
Query Language (SQL); query dapat dilihat dan disunting
sebagai statemen-statemen SQL, dan statemen SQL dapat
digunakan secara langsung di dalam Macro dan VBA Module untuk secara langsung
memanipulasi tabel data dalam Access. Para pengguna dapat mencampurkan dan
menggunakan kedua jenis bahasa tersebut (VBA dan Macro) untuk memprogram form dan logika dan juga untuk mengaplikasikan konsep
berorientasi objek.
Microsoft SQL Server Desktop Engine (MSDE) 2000, yang merupakan
sebuah versi mini dari Microsoft
SQL Server 2000,
dimasukkan ke dalam Office XP Developer Edition dan dapat digunakan oleh
Microsoft Access sebagai alternatif dari Microsoft
Jet Database Engine.
Tidak seperti sebuah sistem manajemen basis data relasional yang komplit, Microsoft JET
Database Engine tidak memiliki fitur trigger dan stored procedure. Dimulai dari Microsoft Access 2000 yang
menggunakan Microsoft Jet Database Engine versi 4.0, ada sebuah sintaksis yang mengizinkan pembuatan
kueri dengan beberapa parameter, dengan sebuah cara seperi halnya sebuah stored
procedure, meskipun prosesur tersebut dibatasi hanya untuk sebuah pernyataan
tiap prosedurnya. Access juga mengizinkan form untuk mengandung kode yang
dapat dieksekusi ketika terjadi sebuah perubahan terhadap tabel basis data, seperti halnya trigger, selama modifikasi
dilakukan hanya dengan menggunakan form tersebut, dan merupakan sesuatu hal
yang umum untuk menggunakan kueri yang akan diteruskan (pass-through dan teknik lainnya di dalam
Access untuk menjalankan stored procedure di dalam RDBMS yang
mendukungnya.
Dalam berkas Access Database Project (ADP)
yang didukung oleh Microsoft Access 2000 dan yang selanjutnya, fitur-fitur yang
berkaitan dengan basis data berbeda dari versi format/struktur data yang
digunakan Access (*.MDB), karena jenis berkas ini dapat membuat koneksi ke
sebuah basis data MSDE atau Microsoft SQL Server, ketimbang menggunakan
Microsoft JET Database Engine. Sehingga, dengan menggunakan ADP, adalah mungkin
untuk membuat hampur semua objek di dalam server yang menjalankan mesin basis
data tersebut (tabel basis data denganconstraints dan trigger, view, stored procedure, dan UDF). Meskipun demikian, yang
disimpan di dalam berkas ADP hanyalah form, report, macro, dan modul, sementara
untuk tabel dan objek lainnya disimpan di dalam server basis data yang membelakangi program
tersebut.
Pengembangan
dengan Microsoft Access
Access mengizinkan pengembangan yang relatif
cepat karena semua tabel basis data, kueri, form, dan report disimpan di dalam
berkas basis data miliknya (*.MDB). Untuk membuat Query, Access menggunakan
Query Design Grid, sebuah program berbasis grafis yang mengizinkan para
penggunanya untuk membuat query tanpa harus mengetahui bahasa
pemrograman SQL. DI dalam Query Design Grid, para pengguna dapat
memperlihatkan tabel basis data sumber dari query, dan memilih field-field mana yang hendak
dikembalikan oleh proses dengan mengklik dan menyeretnya ke dalam grid. Join juga dapat dibuat dengan
cara mengklik dan menyeret field-field dalam tabel ke dalam field dalam tabel lainnya. Access
juga mengizinkan pengguna untuk melihat dan memanipulasi kode SQL jika memang
diperlukan.
Bahasa
pemrograman yang tersedia di dalam Access adalah
Microsoft Visual
Basic for Applications (VBA), seperti halnya dalam beberapa aplikasi Microsoft Office. Dua buah pustaka komponenComponent Object Model (COM) untuk mengakses basis data pun disediakan, yakni Data Access Object (DAO), yang hanya terdapat
di dalam Access 97, dan ActiveX Data Objects (ADO) yang tersedia dalam
versi-versi Access terbaru.
Fungsi Microsoft Access
Bagian-bagian Microsoft
Access
a. Table digunakan
untuk menyimpan data.
b. Query digunakan
untuk memanipulasi data.
c. Form digunakan
untuk frontend aplikasi. Biasanya untuk menampilkan data,
menambah data
dll.
d. Report digunakan
untuk membuat laporan.
e. Macro digunakan
untuk melakukan satu atau beberapa fungsi.
f. Switchboard digunakan
untuk mendesign menu.
Apakah yang dimaksud
dengan Table?
Table adalah tempat untuk menyimpan data. Contohnya data
barang disimpan di table barang
Kenapa kita harus buat table ?
Karena kalau kita tidak buat table kita tidak dapat
menyimpan data, Jika tidak ada data yang disimpan data tidak dapat diproses.
Cara Membuat Tabel Pada
Microsoft Access
1. Buka
Ms. Access
2. Biasanya
ketika telah membuat database baru, akan langsung muncul perintah untuk membuat
tabel. Jika tidak ada, klik Create, pilih Table.
3. Isikan
nama field-fieldnya beserta isi dari field-field tersebut
4. Simpan.
Cara Membuat Query Pada
Microsoft Access
1. Buka
File DataBase yang dimiliki kemudian pilih
Toolbar Create kemudianklik Query Wizard.
2. Kemudian
akan muncul kotak New Query, lalu pilih Simple Query
Wizard,
klik Ok.
3. Kemudian
pilih pilih tabel yang diperlukan pada perlukan pada pilihan
Tabel / Query.
4. Keterangan
:
Klik > untuk memilih field yang diperlukan
dalam Query.
Klik < untuk membatalkan.
Klik >> jika memerlukan semua Field
yang ada.
5. Klik Detail Show Every Field of Every Record atau
Summary.
Kemudian klik Next akan muncul jendela baru kemudian beri nama pada Query
yang telah dibuat dan pilih Open
The Query to View Information.
6. Klik
finish
Tidak ada komentar:
Posting Komentar